Senin, 05 April 2021

PENGARUH DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN DAN INDEKS ISLAMIC SOCIAL REPORTING (ISR) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN 

PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING 

(Survei pada perusahaan yang listing di Indeks Saham Syariah Indonesia tahun 2015-2017) 

oleh 

ROBBI HASANA IBRAHIM

PROGRAM PASCASARJANA 

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SALATIGA

ABSTRAK 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dewan komisaris independen dan indeks Islamic Social Reporting terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas (ROE) sebagai variabel intervening. Penelitian ini bersifat kuantitatif yang menggunakan data sekunder dengan metode purposive sampling, diperoleh 30 perusahaan yang listing di Indeks Saham Syariah Indonesia tahun 2015-2017. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh variabel intervening. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa dewan komisaris independen, indeks Islamic Social Reporting dan profitabilitas secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan (Tobin-Q). Sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa dewan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan baik secara langsung atau tidak. Pengungkapan Indeks Islamic Social Reporting berpengaruh secara positif signifikan terhadap nilai perusahaan secara tidak langsung melalui profitabilitas. Profitabilitas (ROE) berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan yang listing di Indeks Saham Syariah Indonesia. Keyword: Dewan komisaris independen, Indeks Islamic Social Reporting (ISR), Profitabilitas (ROE), nilai perusahaan (Tobin-Q), Indeks Saham Syariah Indonesia

A. Kesimpulan 

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan untuk menguji pengaruh Dewan Komisaris Independen dan indeks Islamic Social Reporting terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel Intervening, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 

1. Secara parsial Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh siqnifikan terhadap profitabilitas maupun nilai perusahaan yang listing di ISSI. 

2. Indeks Islamic Social Reporting dalam penelitian ini menggunakan 37 item pengungkapan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan dapat diterima sehingga peningkatan pengungkapan indeks Islamic Social Reporting berpengaruh terhadap besarnya profitabilitas (laba) perusahaan. 

3. Berdasarkan hasil perhitungan, rata-rata indeks Islamic Social Reporting yang terdaftar di ISSI sebesar 56,06%. Hal tersebut menandakan masih sedikitnya pengungkapan tanggung jawab sosial secara Islami. Karena pengungkapan masih bersifat sukarela dan belum ada aturan yang baku untuk sistem pelaporan indeks ISR perusahaan. 

4. Berdasarkan hasil uji statistik F bahwa Dewan Komisaris Independen, indeks Islamic Social Reporting dan profitabilitas (ROE) secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang listing di ISSI.